Analisis Fundamental

Saham Jangka Panjang Terbaik untuk Dibeli Tahun 2021

5 Saham TOP menurut para Pakar Olymp Trade


Kita tahu belakangan ini pandemi mulai menurun dan ekonomi di seluruh dunia mulai pulih secara bertahap. Hal ini dibuktikan dengan bertumbuhnya indikator aktivitas di sektor manufaktur dan non manufaktur, pertumbuhan konsumsi, dan tentunya, pertumbuhan indeks harga konsumen (inflasi).

Sementara itu, lembaga regulator Amerika tidak tergesa-gesa menarik kebijakan keuangan restriktif, yaitu menaikkan suku bunga acuan dan menghentikan program pelonggaran kuantitatif (QE). Oleh karena itu, kita melihat terus bertumbuhnya pasar saham Amerika.

Selama bulan lalu, Dow Jones Industrial Average sudah melampaui poin 34.500, Komposit NASDAQ sedang menguji kembali harga tertingginya di poin 14.000, dan S&P 500 sudah hampir mencapai poin 4250.

Ketika memilih saham untuk penyertaan dalam sebuah portofolio, kami menyarankan untuk memerhatikan baik-baik metrik makro ekonomi terpenting, yaitu beban utang, pertumbuhan pendapatan, profit bersih, dan profitabilitas. Mari perhatikan beberapa perusahaan yang mungkin menarik perhatian para investor dan menunjukkan dinamika pertumbuhan kapitalisasi yang memuaskan.

 

1. 3M

Bidang usaha: Korporasi Amerika yang aktif di bidang industri, keselamatan pekerja, kesehatan, dan barang konsumsi.

Kapitalisasi: 93 biliun dolar.

Imbal Hasil Dividen: rata-rata 2,62% dalam 5 tahun terakhir


Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset perusahaan ini di tahun 2020 adalah 72,8%; tahun 2019 – 77,4%; tahun 2018 – 73,2%; tahun 2017 – 69,5%. Beban utang tidak terlalu tinggi (di bawah 80%). Artinya risiko berinvestasi di perusahaan ini cukup rendah.

Aset perusahaan ini di akhir 2020 berjumlah 47,3 biliun dolar dan modal saham 12,9 biliun dolar. Artinya nilai pasar hampir dua kali modal saham perusahaan.

Pertumbuhan pendapatan perusahaan tahun 2019-2020 hanya 0,1%. Di saat yang sama, laba bersih perusahaan ini naik hampir 18%!

Tahun 2018-2019 tingkat pertumbuhan pendapatan negatif.

Tahun 2017-2018 tingkat pertumbuhan pendapatan 3,5%.

Tingkat pertumbuhan pendapatan perusahaan ini tidak terlalu tinggi.

Parameter harga perusahaan:

P/E = 21.41

P/S = 3.56 (industri 1.82)

P/BV = 8.89 (nilai pasar 3.03)

Rasio P/S dan P/B lebih tinggi dibanding industri, tetapi P/E sedikit lebih rendah. Artinya masih terlalu dini untuk membicarakan apakah harga saham dinilai terlalu tinggi (overestimation).

Rata-rata margin yang dioperasikan dalam 5 tahun adalah 22,23% (industri 6,92%).

ROE = 48,54%; ROA = 13,64%.

Perusahaan ini memiliki profitabilitas dan margin yang sangat tinggi. Ini faktor positif.

3M juga sedang mempertimbangkan kemitraan dengan Pegatron untuk mengembangkan headset realitas virtual. Inilah mengapa pertumbuhan saham perusahaan ini dalam jangka panjang sangat cenderung terjadi.

 

2. Advanced Micro Devices (AMD)

Bidang usaha: Pabrik manufaktur elektronik mikro sirkuit terintegrasi asal Amerika. Salah satu pabrikan terbesar penghasil CPU, prosesor grafis dan adapter, motherboard dan chipsetnya, serta menyuplai RAM dan SSD untuk merek Radeon.

Kapitalisasi: 95,73 biliun dolar

Imbal hasil dividen: perusahaan ini tidak memberikan dividen


Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset perusahaan ini di tahun 2020 hanya 34,8%, 2019 – 53%, dan 2018 – 72,2%. Beban utang menurun dari tahun ke tahun, yang artinya para investor akan berpandangan positif terhadap saham perusahaan ini karena risiko rendah.

Aset perusahaan di akhir 2020 berjumlah 8,9 biliun dolar. Modal saham bernilai 5,8 biliun dolar.

Tingkat pertumbuhan sepanjang 2019-2020 mencapai 45%. Setahun sebelumnya, pendapatan hanya naik 4% di tahun 2018-2019. Pendapatan perusahaan tumbuh 23,2% periode 2017-2018.

P/E = 40.56 (dalam 38.35)

P/S = 10.3 (industri 4.4)

Hasil rata-rata ekuitas perusahaan mencapai 19,39%, sementara hasil aset yaitu 6,48% versus rata-rata industri 11,62%. Hasil aset (ROA) perusahaan ini berada di bawah rata-rata industri.

Walaupun telah diketahui saham industri ini sangat jelas dinilai terlalu mahal, kita membahas tentang perusahaan “pertumbuhan” karena perusahaan ini menunjukkan tingkat pertumbuhan pendapatan yang tinggi secara konsisten. Artinya, penyertaan sahamnya dalam portofolio bisa dilakukan. Lebih baik lagi meningkatkan jumlah sekuritas ini dalam portofolio bila terjadi koreksi di mana harga bisa turun di sekitar 60 dolar.

 

3. Baidu

Bidang usaha: Perusahaan Tiongkok penyedia layanan web, bisnis utamanya adalah mesin pencari dengan nama yang sama dan terbesar di antara mesin pencari buatan China. Menduduki peringkat keempat di pasar mesin pencari global dengan pangsa pasar 1,06%. Bermarkas di China dan terdaftar di Kepulauan Cayman.

Kapitalisasi: 75,72 biliun dolar

Imbal hasil dividen: perusahaan ini tidak memberikan dividen


Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset di tahun 2020 adalah 45%. Beban utang perusahaan ini sangat rendah, artinya risiko berinvestasi di perusahaan ini kecil.

Menurut laporan keuangan terbaru, aset perusahaan ini bernilai 332,7 biliun RMB. Sepanjang tahun lalu pendapatan perusahaan tidak bertumbuh, yaitu 107 biliun yuan, sementara pendapatan 2019 berjumlah 107,4 biliun yuan. Namun pendapatan bersih “bertambah” secara signifikan karena tingkat pertumbuhan lebih dari 1000%!

Parameter harga perusahaan lebih rendah secara signifikan dibanding industri: P/E = 21.52 dibandingkan indikator industri 42.16, dan P/S = 4.63 versus 7.75 dalam industri. Perlu diperhatikan bahwa untuk perusahaan jasa seperti Baidu, penjualan harga adalah salah satu koefisien terpenting.

Hasil ekuitas perusahaan (ROE) rata-rata 12,2% dalam 5 tahun, sementara ROE industri adalah 24,68%.

Dengan adanya kebijakan “nol” dividen, saham perusahaan ini masih menarik untuk beli dan tahan.

 

4. Goldman Sachs Group Inc

Bidang usaha: salah satu bank investasi terbesar dunia, sebuah konglomerasi keuangan yang dikenal dengan sebutan “The Firm” di kalangan pebisnis keuangan. Bank ini bergerak di bidang perbankan investasi, perdagangan sekuritas, manajemen investasi, dan layanan keuangan lainnya.

Kapitalisasi: 112,78 biliun dolar

Imbal Hasil Dividen: 5%


Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset di tahun 2020 adalah 91,7%. Utang perusahaan, atau seluruh bank, cukup tinggi. Namun bagi konglomerasi keuangan hal ini tidak penting untuk pengambilan keputusan terkait investasi.

Aset perusahaan di tahun 2020 berjumlah 1,2 triliun, artinya nilai pasar bisnis ini hampir 10 kali lebih rendah dibanding nilai asetnya secara keseluruhan. Bagi para investor, hal ini jelas sebuah faktor positif.

Sepanjang 2019-2020, pendapatan perusahaan naik 2,6%. Selama periode sebelumnya, tingkat pertumbuhan pendapatan juga positif. Pada 2018-2019, pendapatan naik 3,3%, sedangkan 2017-2018, tingkat pertumbuhan lebih dari 20%.

Hasil ekuitas perusahaan (ROE) berada di level dan rata-rata industri, yaitu 10,76% selama 5 tahun.

Dalam hal parameter P/E, perusahaan ini lebih rendah dibanding industri. P/E Goldman adalah 13,25. Sedangkan dalam industri di mana perusahaan ini beroperasi mendekati 20. Hal ini berarti saham perusahaan ini mungkin dinilai terlalu rendah (undervalued) dibanding industri.

 

5. Google

Bidang usaha: Korporasi multinasional Amerika yang dibentuk ulang menjadi bagian konglomerasi internasional Alphabet Inc. Alphabet adalah perusahaan induk yang berinvestasi di bidang riset Internet, komputasi awan, dan teknologi periklanan.

Kapitalisasi: 1,52 triliun dolar

Imbal hasil dividen: perusahaan ini tidak memberikan dividen.


Perusahaan ini memiliki beban utang yang cukup rendah. Rasio semua liabilitas terhadap seluruh aset perusahaan di tahun 2020 hanya 30,5%. Di tahun sebelumnya, indikator yang sama mencapai 26,9%.

Di akhir periode laporan keuangan, yaitu pada Februari 2020, aset perusahaan berjumlah 319,6 biliun dolar. Saham perusahaan senilai 222,5 biliun dolar.

Pendapatan perusahaan naik 12,8% di tahun 2020. Sedangkan 2018-2019, pendapatan naik 18,3%. Tingkat pertumbuhan laporan keuangan perusahaan ini cukup tinggi, sehingga para investor akan tertarik mengakuisisi saham Google.

Parameter Harga:

P/E = 36.95 versus industri 42.16

P/S = 8.35 versus industri 7.75

P/BV = 6.84 versus keseluruhan industri 5.67

Dengan demikian, parameter perusahaan ini berada di level nilai industri.

Sedangkan profitabilitas perusahaan adalah: ROE = rata-rata 17,49% selama 5 tahun, dan ROA = 13,31% dibandingkan rata-rata industri sebesar 11,56%.

Sayangnya, perusahaan ini tidak memberikan dividen. Namun kekurangan ini dibayar dengan pertumbuhan pesat dalam hal kapitalisasi.


Kesimpulan

Beberapa saham yang kami bahas di atas jelas menjadi minat para investor untuk dibeli dalam jangka panjang. Beberapa dari saham perusahaan di atas disebut saham nilai, yaitu saham perusahaan yang membayar dividen tetapi memiliki tingkat pertumbuhan pendapatan yang sedang. Sedangkan beberapa perusahaan lain cenderung tergolong saham pertumbuhan, karena memiliki potensi kenaikan pendapatan dan nilai di masa mendatang yang dipicu oleh laporan keuangan perusahaan tersebut.

Related posts
Manajemen Uang

Buku harian investor

Misalnya Anda masih belum berhasil menghasilkan uang dan terus kehilangan uang waktu trading, Anda sangat perlu punya kebiasaan menulis di buku harian trader. Semua trader...
Psikologi

5 Buku Psikologi Trading Wajib Baca

Kami bertanya kepada beberapa trader sukses mengenai buku apa yang berdampak sangat positif bagi karir mereka. Buku yang paling sering disebut dibahas di bawah ini. .