Forex

Manajemen Risiko dalam Forex: Aturan Dasar dan Rekomendasi

5 Aturan Penting Manajemen Risiko Transaksi Forex


Para trader senior mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk membangun karir yang sukses tanpa manajemen risiko. Berapapun waktu transaksi Anda, transaksi harus mengikuti peraturan yang tidak bisa dihindari.

Seberapa pentingnya manajemen risiko? Apakah rekomendasi dasar yang bisa digunakan trader? Anda akan menemukan jawaban untuk pertanyaan ini dan lainnya di artikel ini.

 

Apa itu Manajemen Risiko?

Manajemen Risiko adalah proses mengelola risiko untuk mengurangi kemungkinan hasil negatif atau mengurangi kerugian. Pemeriksaan ulang sinyal strategi atau penggunaan Stop Loss bisa disebut manajemen risiko.

Anda tidak bisa bertransaksi Forex dengan aturan Anda sendiri tanpa mengikuti aturan manajemen risiko. Risiko pasar bisa mendeteksi kelalaian trader dan akan mulai memukul mereka. Bisa dikatakan hasilnya adalah bangkrut total.

 

Bagaimana Trader Menghasilkan Profit Dari Manajemen Risiko?

Mengurangi Ketidakpastian

Bila risiko Anda selalu dipantau setiap hari, bisa dipastikan hasil negatif tidak akan lebih dari jumlah yang sudah ditentukan. Sebagai contoh, para trader Forex jarang menentukan batas risiko harian di atas 1-5%.

Trader seperti ini memiliki antara 20 sampai 100 sesi trading saham untuk memanfaatkan tren yang menguntungkan. Seorang trader sering berhasil membuka transaksi “emas” setelah serangkaian transaksi yang gagal. Transaksi ini menutup kerugian semua hasil transaksi yang negatif dan menghasilkan profit.

Meningkatkan Efisiensi

Manajemen risiko adalah tentang menyimpan catatan trading Anda. Semakin Anda memperhatikan hasil analisa, semakin banyak peluang yang Anda miliki untuk memperbaiki strategi trading. Siapa saja bisa memperoleh pengetahuan dari 10 transaksi yang berkualitas dan berdasar, daripada 1000 transaksi yang dibuat secara emosional dan asal-asalan.

Aturan ini berlaku bukan hanya untuk poin entri dan exit. Trader sebaiknya menganalisa:

  • Besarnya posisi
  • Besaran pengganda
  • Panduan menentukan saat yang tepat untuk memperbesar posisi atau mengurangi volumenya
  • Besarnya komisi untuk membuka transaksi atau spread juga bisa dipertimbangkan bila trader memilih scalping.

Informasi ini akan membantu Anda memperbaiki sistem trading, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil finansial. Anda juga akan mempelajari bagaimana merencanakan transaksi Anda. Jurnal trading akan membantu memulai kebiasaan menganalisis dan mencatat.

 

5 Aturan Penting Manajemen Risiko untuk Trading Forex

Tidak sulit untuk mulai membuat dasar sistem manajemen risiko. Cukup ikuti 5 aturan ini. Nantinya Anda bisa memperbarui atau menambahkan yang baru.

Aturan pertama: tentukan nominal transaksi (lot)

Misalnya Anda memiliki 1000 dolar. Berapa banyak yang bisa Anda transaksikan bila kerugian harian dibatasi sampai 50 dolar (5%), dan Stop Loss -10%? Anda akan mengetahui jawabannya pada tabel di bawah ini.

Pengganda Nominal transaksi Biaya/ komisi (perkiraan besaran biaya untuk EUR/USD) Nominal Stop Loss per transaksi (komisi – Stop Loss -10%) Jumlah transaksi yang dibatasi
х500 100 -15 -25 2
х500 50 -7,5 -12,5 4
х500 25 -3,75 -6,25 8
х200 100 -6,8 -16,8 2
х200 50 -3,4 -8,4 5
х200 25 -1,7 -4,5 11
х100 100 -3,4 -13,4 3
х100 50 -1,7 -6,7 7
х100 25 -0,9 -3,4 14
х50 100 -1,7 -11,7 4
х50 50 -0,9 -5,9 8
х50 25 -0,45 -2,95 16

Contoh tiga nominal investasi yang berbeda menunjukkan bahwa Anda bisa membuka tidak lebih dari masing-masing 100 dolar, atau satu transaksi sebesar 200 dolar menggunakan pengganda x500 sesuai dengan batasan. Akan sangat lebih baik bila Anda membuat tabel seperti di atas berdasarkan sikap risiko Anda dan jumlah dana di akun.

Perhatikan jumlah transaksi yang dibatasi. Misalnya, bila menginvestasikan 100 dolar Anda hanya membuat 2 transaksi dengan pengganda x500 dan x200. Namun potensi profit pengganda pertama 2,5 kali lebih tinggi daripada x200. Jadi berapa hasilnya?

Masalahnya, masing-masing transaksi ini memiliki poin komisi yang berbeda. Jadi, sebuah transaksi EUR/USD dengan pengganda x500 adalah sebesar 5 dolar. Sedangkan nominal transaksi yang sama dengan pengganda x200 adalah 2 dolar. Dengan demikian, akan ada 5 poin Stop Loss (risiko transaksi 25 dolar dibagi 5 dolar poin komisi =5) dalam hal penggunaan pengganda x500. Bila Anda menggunakan besara x200, nominal Stop Loss adalah 12,5 poin. Singkat kata, transaksi dengan pengganda x200 lebih kurang berpeluang mengalami grafik yang mendadak memicu Stop Loss. Pengetahuan ini akan membantu Anda memilih kondisi optimal dalam situasi yang berbeda.

Misalnya, Anda berencana bertransaksi sesuai berita. Akan terjadi kenaikan harga yang sangat kuat di waktu tertentu. Setelah Anda mengetahui kapan sentakan itu akan terjadi, Anda tidak harus mengkhawatirkan seberapa jauh Anda menempatkan Stop Loss. Perubahan drastis harga sesuai arah transaksi akan menghasilkan profit besar, jadi disarankan menggunakan pengganda x500 daripada x200.

Selain itu, lebih baik menggunakan pengganda x200 untuk trading harian untuk menjauhkan grafik dari Stop Loss.

Anda sebaiknya menyesuaikan kalkulasi nominal transaksi dengan kebutuhan strategi trading. Bila hanya ada 30% sinyal dari sistem Anda yang menguntungkan, lebih baik mencoba membuka sedikit transaksi.

Aturan dua: jangan bertransaksi aset yang saling berkaitan

Aturan ini menyarankan perlunya menghindari aset dengan harga yang mirip satu sama lain. Bila Anda trader profesional, mungkin Anda mengetahuinya. Namun, investor pemula kadang-kadang tidak menyadari bahwa mereka membeli aset yang sama ketika berusaha mendiversifikasi portofolio mereka.

Sebagai contoh, sebuah strategi trading memberikan sinyal untuk menjual EUR/USD, EUR/JPY, dan membeli EUR/CAD. Transaksi-transaksi ini memiliki arah yang berbeda, tetapi semua menampakkan penguatan EUR. Portofolio ini meningkatkan risiko negatif sebagai konsekuensi menerapkan sebuah strategi trading.

Ingat: Anda harus membuka 1 transaksi untuk mengetes 1 ide trading. Bila USD terlihat menguat, jangan membuka posisi beli terhadap mata uang lain.

Aturan tiga: tempatkan Stop Loss di arah yang tepat

Arahkan Stop Loss hanya untuk mengurangi risiko. Sangat disarankan agar Anda tidak menaikkan batas kerugian. Tindakan seperti ini biasanya berkaitan dengan emosi seseorang daripada aturan manajemen risiko atau strategi trading.

Namun menggerakkan Stop Loss menuju zona impas adalah langkah pertama menuju transaksi yang berhasil. Para trader menggunakan Trailing Stop Loss yang secara otomatis mengikuti harga pasar saat ini.

Dengan MetaTrader 4, Anda bisa menentukan jarak antara Trailing Stop Loss dan harga. Tiap kali harga melewati kisaran ini, perintah akan mendekati harga pasar. Aturan manajemen risiko ini membatasi kemungkinan sebuah posisi yang awalnya bisa menguntungkan berubah menjadi merugi akibat kecerobohan trader.

Aturan empat: batasi keinginan Anda untuk mengikuti sebuah ide trading

Kita sering mengalami situasi di mana strategi trading memberi sinyal untuk membuka sebuah transaksi. Namun ketika kita berusaha mengikuti sinyal ini, akhirnya kita harus mengatasi kerugian secara manual atau transaksi ditutup dengan Stop Loss.

Untuk menghindari kebangkrutan, Anda harus melakukan penelusuran risiko secara mendalam dan jangan lupa mengikuti saran-saran ini:

  • Jumlah maksimal percobaan per sinyal yang bisa Anda buat (perhatikan semua batas lainnya)
  • Aturan untuk pembukaan posisi yang berulang. Anda tidak bisa membuka satu posisi dan posisi lain secara acak. Anda harus menggunakan alat khusus untuk meneliti situasi.

Sebagai contoh, Anda memperoleh sinyal dan menghasilkan transaksi rugi dengan waktu transaksi 15 menit. Lebih baik memeriksa sinyal dengan periode waktu lebih tinggi yaitu 30 menit atau 1 jam sebelum membuka posisi lain. Bila sinyal strategi saling berlawanan, solusi terbaik adalah tidak membuka posisi di aset ini.

Aturan lima: lakukan tes historis strategi Anda

Aturan dasar untuk manajemen risiko adalah segala bentuk analisa historis strategi manajemen. Anda sebaiknya memeriksa gerakan harga di waktu sebelumnya untuk strategi apapun yang ingin Anda gunakan. Riset ini tidak membutuhkan waktu lama, tetapi hasilnya akan mengembangkan saran-saran di atas. Selain itu, menganalisa data trading historis akan menghemat uang Anda.

Secara umum, proses menyiapkan sebuah strategi untuk penerapan berikutnya bisa dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Mempelajari aturan strategi
  2. Menerapkan transaksi sesuai data historis
  3. Trading di akun demo
  4. Mencoba strategi di akun live dengan dana minimal
  5. Penyesuaian ulang aturan bila diperlukan
  6. Selalu menggunakan strategi

 

Bagaimana Cara Mengelola Risiko dan Cepat Dapat Uang dari Forex

Manajemen risiko membuat batasan ketat bagi para investor. Mungkin kelihatannya mengikuti aturan-aturan ini akan menunda prospek menghasilkan profit dari trading selama beberapa tahun. Namun sebenarnya tidak demikian.

Trader Forex bisa menggunakan besaran pengganda (leverage) besar. Nominal leverage bisa mencapai x500 di platform Olymp Trade dan 1:400 untuk sebagian besar aset di MetaTrader 4.

Dengan demikian, kemungkinan untuk menaikkan jumlah deposit Forex Anda sama sekali tidak mustahil dengan opsi membuka transaksi 1 dolar yang akan setara dengan investasi senilai 500 dolar. Jika Anda membuka perdagangan lama $1 pada AUD / CAD pada 0,90350 dan menutup dengan 40 poin di atasnya (pada 0,90750), investasi ini akan memberikan Anda profit lebih dari lebih dari 200%

Bahkan meskipun strategi trading Anda lemah, Anda masih dapat menggunakan dua cara trading dasar. Harap dicatat bahwa kedua mekanisme tersebut dapat dikatakan sebagai sistem manajemen investasi berisiko tinggi.

 

Piramida (pyramiding)

Pendekatan yang relatif baru ini dirancang untuk trading jangka menengah. Cara ini berdasarkan pada konsep peningkatan volume investasi secara bertahap. Katakanlah, Anda menjual posisi AUD / NZD seharga $1400 pada tanggal 14 dan 15 November. Anda memainkan tren. Alih-alih memperbaiki profit, Anda menginvestasikan $ 1000 lagi pada tanggal 25 November. Jika nilai tukar AUD / NZD turun ke 1,04000, Anda akan mendapatkan keuntungan lebih dari $ 10.000.

Pyramiding bertujuan untuk mendapatkan keuntungan tinggi dari trading pada satu aset. Tentu saja, jangka waktu dapat bervariasi, tetapi jangka waktu investasi yang disarankan dimulai dari 1 minggu.

 

Sistem Kompensasi Kerugian pada Forex

Sistem kompensasi kerugian banyak digunakan pada mode FTT di platform Olymp Trade. Menurut sistem ini, setidaknya Anda harus menggandakan nominal transaksi setiap kali prediksi Anda salah. Hal ini bertujuan untuk menutup kerugian..

Pendekatan yang sama berlaku untuk trading Forex. Misalnya, Anda dapat menginvestasikan $200 setelah mengalami kerugian $100 menggunakan pengganda x500 dan Stop Loss ditempatkan pada $20. Meskipun hanya berhasil selamat dari sedikit kerugian, setidaknya Anda bisa menutup kerugian 20 dolar..


Seperti yang Anda pahami, seni manajemen risiko di Forex mencakup pengurangan biaya, pembuatan daftar aturan ketat untuk membuka transaksi dan memantaunya, serta proses peningkatan strategi yang berkelanjutan.

Terapkan setidaknya beberapa rekomendasi dasar hari ini. Pengaruh positif tidak membutuhkan waktu lama untuk terlihat.

Related posts
Forex

Beberapa Faktor Penting dalam Trading Forex

Pasar forex dipengaruhi sejumlah faktor. Memahami berbagai hal yang memicu aset pada Mode Forex Olymp Trade sangat penting untuk trading yang sukses dalam jangka panjang.
Forex

Panduan Lengkap FOREX Untuk Pemula I

Pasar forex bisa menjadi cara yang tepat bagi para investor melakukan jual beli menguntungkan dan jutaan investor berpartisipasi setiap harinya. Meski demikian, sebelum masuk ke...
Forex

Aset-aset untuk trading Forex di Olymp Trade

Sebuah daftar lengkap pasangan mata uang, indeks, dan sejumlah aset lain yang tersedia untuk trading di Olymp Trade. Capailah puncak dengan cara trading instrumen favorit Anda.
Forex

Lindungi Profit Anda dengan Trailing Stop Loss

Perkakas Trailing Stop Loss adalah salah satu perangkat paling berdaya yang dimiliki trader di gudang senjata mereka. Dengan menggunakan Trailing Stop Loss, para investor dapat...