Analisa

Catatan Awal Minggu: Analisa dan Prediksi — 28.06.2021

Analisa fundamental dan prediksi untuk masa depan


Belanja konsumen melambat akibat meningkatnya inflasi, sementara the Fed waspada.

 

Wajib diketahui

Belanja konsumen AS terhenti di bulan Mei akibat kelangkaan yang berdampak pada pemilikan kendaraan bermotor. Masalah persediaan dan peningkatan permintaan akan jasa membantu meningkatkan inflasi, bila dikaitkan dengan laju inflasi versi Bank Sentral Federal telah membukukan peningkatan tahunan terbesar sejak 1992. Jumat lalu Departemen Perdagangan mengatakan bahwa tingkat konsumsi yang tidak berubah mencakup lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS yang diikuti dengan perubahan peningkatan sebesar 0,9% di bulan April. Sebelumnya dilaporkan bahwa belanja konsumen sudah naik 0,5% April lalu. Jajak pendapat para ahli ekonomi oleh Reuters memperkirakan belanja konsumen naik 0,4% bulan Mei.


Bank Sentral Eropa akan mengakhiri pembatasan pembayaran dividen bank pada beberapa bulan mendatang berkat adanya perbaikan ekonomi zona euro. Demikian pernyataan pejabat ECB Pablo de Hernandez de Cos Jumat lalu. Sebelumnya ECB telah meminta seluruh bank membatasi dividen dan pembelian kembali sampai akhir September, tetapi telah mengindikasikan bahwa pembatasan itu akan dilonggarkan kecuali proyeksi ekonomi memburuk.


Selasa lalu pimpinan Bank Sentral Federal AS Jerome Powell menegaskan pihaknya tidak akan menaikkan suku bunga terlalu cepat hanya karena kekhawatiran tentang inflasi. Jumat lalu, Bank Amerika memperkirakan inflasi AS akan tetap tinggi dalam dua sampai empat tahun yang merupakan kebalikan dari meningkatnya anggapan bahwa inflasi hanyalah transisi. Bank itu juga mengatakan hanya kebangkrutan pasar finansial yang akan mencegah bank-bank sentral memperketat kebijakan dalam enam bulan


mendatang. Perencana papan atas Michael Hartnett berpendapat bahwa inflasi akan tetap di kisaran 2%-4% selama 2-4 tahun mendatang. Rata-rata inflasi AS adalah 3% dalam 100 tahun terakhir, 2% sekitar 2010, dan 1% tahun 2020. Namun di tahun 2021 inflasi AS bila disetahunkan (annualized) sudah mencapai 8%. Demikian menurut BoFa.


Beberapa jam setelah Presiden Joe Biden meproklamirkan “Kita sepakat” untuk memperbarui infrastruktur Amerika Serikat, anggota Senat tingkat atas Republiken keberatan atas rencana menindaklanjuti draf tersebut dengan rencana pendanaan lain yang disebut “infrastruktur manusia” oleh Demokrat. Biden dan sejumlah anggota kongres Demokrat, yaitu jubir DPR Nancy Pelosi dan Pemimpin Senat Mayoritas Chuck Schumer, sudah lama memberi isyarat untuk mengaitkan antara rencana bipartisan tersebut dengan draf lain termasuk anggaran kesehatan rumah tangga dan pengasuhan anak.


Konferensi Uni Eropa minggu ini sepakat tentang perlunya mempercepat pembicaraan tentang kemungkinan pendirian perserikatan perbankan Eropa. Demikian menurut Presiden Prancis Emmanuel Macron Jumat lalu. Penyempurnaan perserikatan perbankan mengharuskan adanya pengaturan tentang skema pertanggungan deposit bersama yang kontroversial. Hal ini dapat secara drastis mengurangi kemungkinan terjadinya krisis besar perbankan di 19 negara pengguna euro. Cara ini akan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap euro dan permintaan akan mata uang tersebut.

 

Pembahasan fundamental

Amazon

Badan pengawas kompetisi Inggris memulai penyelidikan resmi Jumat lalu terkait dengan apakah Amazon dan Google sudah berbuat banyak untuk mencegah atau menghapus ulasan palsu. Badan pengawas mengatakan pihaknya akan mengumpulkan lebih banyak informasi sebelum memutuskan apakah dua perusahaan itu sudah melanggar undang-undang konsumen dengan tidak cukup bertindak untuk melindungi para konsumen. Baik Google dan Amazon akan terus membantu badan pengawas.

Nike

Lebih dari setahun setelah pandemi global yang menutup pertokoan dan tampaknya mengubah tabiat berbelanja barang eceran, Nike sudah jelas menemukan kembali caranya untuk menjangkau para konsumen. Merek tersebut melaporkan penghasilan terbesar dalam satu kuartal kemarin, berkat penjualan divisi e-dagang dan harga utuh di Amerika Utara. Diperkirakan hal tersebut juga akan terjadi di paruh pertama tahun fiskal 2022.

Tesla

Tesla recently launched a solar-powered super-charging station in the Tibetan capital of Lhasa, being the first such facility in China. Capitalizing on Lhasa’s abundant sunlight, the charging station can convert solar energy into electric energy to meet the energy requirements of Tesla cars in Tibet.

Tesla baru saja meluncurkan pangkalan pengisian daya bertenaga matahari di Lhasa Tibet, sekaligus menjadi fasilitas sejenis pertama di China. Dengan memanfaatkan cahaya matahari Lhasa yang tak terhingga, pangkalan pengisian daya bisa mengubah energi matahari menjadi energi listrik untuk memenuhi kebutuhan isi daya mobil Tesla di Tibet.

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 11.07.2019

Kemarin, Pimpinan Fed Powell berbicara di dengan anggota kongres. Di tengah risiko utama, para ekonom AS mengidentifikasi inflasi rendah dan sebuah tren turun.